Langkawi International Mountain Bike Challenge 2010

Event yang diselenggarakan di Pulau Langkawi, Malaysia 6-8 Agustus ini diikuti oleh peserta dari Australia, Indonesia, Thailand, Vietnam dan Malaysia. Event terbagi dari beberapa nomor di XC dan 2 nomor di Marathon Race, team dari Indonesia hanya mengikuti XC Race pada hari sabtu 7 Agustus 2010 di Kampung Tok Senik Langkawi. Track cukup menarik, terdiri dari 30% track jalan aspal, dan sisanya offroad penuh technical.

Masuk di nomor Men Elite Bandi Sugito, Dadi Nurcahyadi dan Chandra Rafsanzani bersaing dengan rider Thailand yang menjadi juara SEA Games tahun lalu. Men Elite harus menyelesaikan 8 Lap sepanjang 4,3km/lap. 10 menit menjelang start terjadi hujan, dan memaksa atlet Mt.Bike Management mengganti ban dengan ban untuk track basah. Start di grid terdepan, team dari Indonesia terus di bayang-bayangi rider Thailand. Pada lap pertama rider dari Australia (Lechlan Norris) melesat meninggalkan rider lain hingga 30 detik di depan, di susul oleh 3 rider dari Indonesia. Pada lap ke 2, Lechlan mengalami bocor ban, sehingga posisi terdepan diambil oleh 3 rider Mt.Bike Management Indonesia, Dadi, Bandi dan Chandra. Hingga sampai lap ke 6 Bandi Sugito memimpin di depan, diikuti oleh Lechlan yang mengutit dekat dibelakang Bandi, posisi ke 3 ada rider Malaysia. Dadi dan Chandra tercecer di posisi ke 4 dan 6 dibelakang rider Thailand. Pada Lap terakhir posisi Bandi diambil alih oleh rider dari team Drapac Porsche Australia, Lechlan Norris. Bandi  Sugito mengisi posisi 2, 1 menit dibelakang juara 1, diikuti rider dari Malaysia. Dadi Nurcahyadi berada di posisi 4 diikuti oleh Tawachai dari Thailand, dan Chandra Rafsanzani melengkapi posisi 6.

Di Nomor Women Elite, rider tuan rumah memimpin dari Lap awal, dan diikuti Kusmawati Yazid dan rider Vietnam melengkapi posisi 3 besar. Hingga lap terakhir posisi tidak berubah, rider tuan rumah semakin melebarkan jarak dengan Kusmawati. Rider tuan rumah menyentuh garis finish pertama, dan diikuti oleh Kusmawati 2 menit dibelakangnya, posisi 3 besar diisi oleh rider Vietnam.

Dadi (Sumedang) dan Kusmawati (Ciamis) Kuasai MTB XC

NGAMPRAH, (PRLM).- Dadi Nurcahyadi atlet nasional sepeda gunung (MTB) asal Kabupaten Sumedang merebut medali emas balap sepeda gunung (MTB) nomor XC ( Xross Country) di lintasan alam Cikole, Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (10/7).

Dadi finis sendirian dengan waktu 1 jam 36 menit 10 detik unggul jauh 4 menit dari peraih perak Chandra Purnawarman (Kab. Ciamis), sedangkan pembalap Kab. Bandung Barat Nenda R. mendapat perunggu tertinggal 7 menit dari Dadi. Bagi Kab. Bandung Barat raihan medali perunggu oleh Nenda dari nomor MTB XC putra merupakan medali pertama Kab. Bandung Barat dari cabang balap sepeda.

Sementara di bagian nomor XC putri, Kusmawati Yazid atlet nasional sepeda gunung asal Kab. Ciamis tak tertandingi merebut emas menyisihkan Nunung (Kab. Sumedang) yang mendapat perak, sedangkan Diana Intan (Kota Bandung) mendapat perunggu.

Perolehan medali emas balap sepeda dari 18 nomor yang telah dilombakan, Kab. Bogor memimpin dengan 8 emas, kedua Ciamis (4 ), Sumedang (2), Kota Bandung, Cianjur, Kota Tasikmalaya dan Garut masing-masing 1 medali emas.

Hari Minggu (11/7), nomor terakhir cabor balap sepeda, memperlombakan nomor sepeda gunung, MTB “Down Hill” (pa/pi) di lintasan alam Cikole, Tangkuban Parahu. (BK/das)***

pikiran-rakyat.com

Deltamas XC Race

Atlet Polygon Mt.Bike Management berhasil menempati podium 1 sampai 3 di kelas Men Elite, dan podium ke 1 untuk Women Elite. Di Kelas Men Elite ada 12 starter yang harus menyelesaikan 8 lap sepanjang 3,5km. Pada lap awal Saikun (Wim Top Gun) dibiarkan memimpin lomba, diikuti Dadi, Bandi dan Chandra. Pada lap ke 3 pimpinan lomba segera diambil alih oleh Dadi, namun Chandra dan Bandi masih tercecer di posisi ke 3 dan 4, sampai akhirnya lap ke 5 posisi 1-3 diisi oleh Dadi, Bandi dan Chandra. Track yang cenderung flat menjadikan sistem permainan full speed dari awal lomba, dan cocok dengan Bandi yang memiliki karakter sprinter. Pada lap terakhir posisi terdepan diambil alih oleh Bandi, Dadi posisi ke 2 dan Chandra melengkapi posisi ke 3. Suhu di track mencapai 41 derajat celcius saat kelas Men Elite dilepas, dan banyak peserta yang tidak dapat melanjutkan lomba karena dehidrasi.

Di kelas Women Elite yang harus menyelesaikan 4 lap, atlet Polygon Kusmawati Yazid masih belum tergantikan untuk menempati podium pertama. Dari awal race memimpin jauh, dan membuat jarak hingga 4 menit dengan juara 2. Dan tak mau kalah dengan anak didiknya, di kelas master B, Oki Raspati yang menggunakan Polygon Cozmic RX 3.0 juga berhasil menempati posisi ke 2 dibelakang Gimo Sugianto.

Kejuaraan Tanjakan Pikiran Rakyat XXXI

BANDUNG, (PRLM).- Tonton Susanto yang membela tim pelatnas Indonesia tampil sebagai juara pada lomba balap sepeda Kejurnas Tanjakan Pikiran Rakyat Trophy XXXI/2010 yang finis di Pintu Masuk Tangkubanparahu, Minggu (9/5). Ini merupakan gelar ke 11 bagi Tonton sejak pertama kali juara pada 1993.

Hasil lengkap Kejurnas Klasik Pikiran Rakyat Trophy XXXI: Senior rute Bandung-Pintu Tangkubanparahu 150 Km via Purwakarta Subang, 1. Tonton Susanto (Pelatnas AG) 3 jam 29 menit 10 detik, 2. Iman Suparman (Dodol Picnic Garut) 3:32:20, 3. Agung Ali Sabana ( Customs Cycling Club,Solo) 3:33:15, 4. Usman Ali ( United Kencana Team, Malang) 3:33:59, dan 5. Ryan Ariehaan ( Pelatnas) 3:35:47.

Yunior ( Subang – Pintu T. Parahu 44 km): 1. Aiman Cahyadi (Binong Baru Club/ISSI Kab. Bandung) 1 jam 29 menit 28 detik, 2. Bernardetus Ongky Setiawan (Bintang Kranggan Cycling Club, Jkt) 1:30:05, dan 3. Suherman Haryadi (ISSI Kab. Ciamis) 1:31:37.

Putri Senior ( Riung Rangga – Pintu T. Parahu 10 km): 1. Yanthi Fuchiyanti ( ISSI Kab. Bogor) 35 menit 37 detik, 2. Kusmawati Yazid ( ISSI Kab. Ciamis) 39:32, dan 3. Nurhayati (Jakarta Cycling Club) 39:50. Putri Junior: 1.Rohidah (ISSI Kab. Ciamis) 40 menit 49 detik, 2. Wilhelmina (CCC-Hatten Wines, Bali) 43:04, dan 3. Gudelia Koletlena (Ultra Milk Sangkuriang, Bdg) 43:12.

Pemula U-16: 1. Jamaludin N. (Jasalindo Araya, Surabaya) 35 menit 25 detik, 2. Jefr Irawan (PPLP Solo) 35:27, 3. Jatnika (ISSI Kab. Ciamis) 35:40. Kadet U-14: 1. Nanang eddy Purnomo (Gilass-Hi Tech Mall Surabaya) 36:46, 2.M. Arifian (Gilass-Hi Tech Mall Surabaya) 37:46, dan 3. Aben (Antapani Bandung CC) 37:50.

MTB Open: 1. Dadi Nurcahyadi (Polygon) 31:15, 2. Chandra Rafsanjani (ISSI Kab. Ciamsi) 31:37, 3. Bandi Sugito (ISSI Kab,Ciamis) 31:54. Veteran 35+: 1, Dwi R. (Badung Denpasar,Bali) 33:42, 2. Udin (Antapani Bandung CC) 34:10, 3. Oki Respati (ISSI Puwakarta) 34:20. Master 45+: 1. Nana (Mie Ayam Kaltas,Tasik) 36:03, 2. Vincent Halim (BHHH2, Bdg) 36:21, dan 3. The Kong Liong (Giant Jakarta) 37:31.

***http://www.pikiran-rakyat.com/node/113101

Gunung Walat Int. MTB Championship Seri 1

“We are the champion” status facebook Dadi Nurcahyadi yang terbaru setelah menyelesaikan 4 lap dalam ecent Gunung Walat International Mountain Bike Championship seri 1 yang diselenggarakan di Kota Sukabumi. Dadi menjadi juara di kelas Men Elite dan mendapatkan piala bergilir dari menteri kehutanan, diikuti rekan setimnya Chandra Rafsanzani di posisi ke 2 dan Bandi Sugito di posisi ke 3. Sementara di posisi ke 4 diisi oleh Tawachai, atlet nasional Thailand yang tahun lalu meraih medali emas di SEA Games Laos. Track yang berlokasi di Gunung Walat Sukabumi ini memiliki panjang 7,2km dan berlumpur setelah diguyur hujan sehari sebelumnya, karakter track yang banyak memiliki tanjakan dan tanah berlumpur ini menyulitkan timnas dari Thailand, sehingga di awal race peluang atlet lokal untuk menjadi juara semakin terbuka.

Dari 4 atlet Mt.Bike Management yang turun di nomor men elite ada 1 atlet yang tidak bisa menyelesaikan race, Agus Suherlan tidak bisa melanjutkan lomba setelah lap ke 2 karena masalah pada sepedanya. Di kelas Women elite, Kusmawati Yazid masih belum bisa tergantikan, memimpin dari awal lomba dan menyelesaikan 2 lap dengan gap yang cukup jauh meninggalkan posisi ke 2 yang diisi oleh Welmin atlet dari Balimuda, sedangkan posisi ke 3 diisu oleh Intan dari UBK dan diikuti oleh Nia dari XTR Malang di posisi 4. Start women elite dilakukan pada pagi hari, sehingga track masih sangat basah.

Dan tak kalah seru di kelas master B, Oki Raspati masih bersaing dengan Gimo rider dari Wim, podium pertama masih menjadi milik Gimo setelah menyelesaikan 1 lap, dan di posisi ke 2 ditempati oleh pelatih Mt.Bike Management, Oki Raspati. Lokasi yang cukup jauh dari Jakarta tidak menyurutkan peserta untuk meramaikan Gunung Walat International Championship seri 1, dan seri ke 2 rencana akan diselenggarakan pada akhir bulan Juli nanti. Foto-foto bisa dilihat di facebook Mt.Bike Indonesia.